Pengujian Parameter Air Laut di Laboratorium

Minyak dan Lemak secara Gravimetri dengan acuan JIS K 0102-24

a. Prinsip

Pada kondisi asam dengan pH ≤ 4, minyak dan lemak yang terlarut dalam air diekstraksi dengan heksana. Heksana yang telah mengikat minyak dan lemak diuapkan pada suhu pada suhu 80 0C. hasil ekstrak yang tertinggal (tidak teruapkan) diukur secara gravimetric dari hasil yang diperoleh merupakan konsentrasi minyak dan lemak di dalam air.

b. Peralatan dan Bahan penunjang uji

1. Peralatan

  • Neraca analitik yang berkapasitas 200 g dengan ketelitian 0,01 mg dan telah dikalibrasi pada saat digunakan;
  • Penangas listrik;
  • Oven dengan batas temperatur 220 ± 50C yang dilengkapi dengan pengatur suhu;
  • Corong pemisah 500 ml, 1000 ml dan 3000 ml;
  • Gelas ukur 25, 50, 250 dan 1000 ml;
  • Gelas piala 100 ml.

2. Bahan penunjang Uji

  • Larutan asam klorida, HCl (1+1);
  • Indicator metil orange, 0,1 %;
  • 0,1 gr indikator metil orange dilarutkan dengan air suling sampai 100 ml;
  • Heksana;
  • Serabut kaca.

3. Persiapan contoh uji

  • Sediakan contoh uji yang telah diambil menggunakan botol gelas bermulut lebar .
  • Contoh uji yang diambil sebaiknya langsung dianalisis, apabila tidak memungkinkan, maka contoh uji dapat dapat disimpan dengan cara ditambahkan H2SO4 sampai pH ≤ 2 dan didinginkan pada temperatur 4 0 Jangan digunakan setelah 28 hari.

4. Persiapan pengujian

  • Sediakan cawan porselen yang sudah bersih dan bebas dari kontaminasi, kemudian masukkan ke dalam tanur dan panaskan pada temperatur 200 0C selama 2 jam;
  • Dinginkan dalam desikator selama 30 menit, kemudian timbang dengan neraca analitik sampai diperoleh berat tetap.

5. Cara Uji

  • Masukkan 1000 ml contoh uji ke dalam corong pisah 3000 ml.
  • Tambah 2 – 3 tetes indicator metal orange dan 1 ml larutan HCl (1+1) sampai warna menjadi merah (pH ≤ 4) dan kocok sebentar.
  • Kemudian botol dibilas dengan 20 ml heksana. Masukkan kedalam corong pisah dan kocok kuat-kuat selama ± 2 – 5 menit.
  • Biarkan selama 1 – 2 menit sampai fraksi heksana terpisah dari fraksi air. Pisahkan lapisan air dan lapisan heksana. Tamping lapisan heksana pada gelas piala yang bersih.
  • Lapisan air dimasukkan kembali ke dalam corong pisah, lakukan seperti langkah c dan
  • Gabung lapisan heksana langkah d dan e kemudian bilas corong pisah dengan air suling dan gabungkan dengan lapisan heksana.
  • Pisahkan lapisan heksana dari air suling ke dalam gelas piala yang bersih.
  • Kemudian saring dengan serabut kaca, tampung ke dalam cawan porselen yang telah mempunyai berat tetap.
  • Uapkan lapisan heksana dalam cawan porselen dengan pemanas pada temperatur ± 80 0C sampai heksana teruapkan dengan sempurna.
  • Dinginkan dalam desikator selama 10 menit, kemudian timbang dengan neraca analitik sampai diperoleh berat tetap.

6. Perhitungan

Konsentrasi minyak dan lemak dengan menggunakan rumus :

zzzz

keterangan :

A = berat cawan porselen + benda uji (mg)

B = berat cawan porselen kosong (mg)

Hitung kadar minyak dan lemak dalam benda uji dengan syarat selisih kadar maksimum yang diperbolehkan antara dua pengukuran duplo adalah 10 % rata-rata hasilnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s